Jangan Mengejar yang Tidak Mencintaimu, Tapi Hargai yang Mencintaimu Dengan Tulus
Banyak anak mudah yang terlalu drama dalam hal cinta, padahal tidak perlu sampai segitunya. Jika dia memang tidak mencintaimu meski kamu mencintainya dengan tulus, lupakan dan lepaskan saja. Jangan terus mengejarnya untuk memuaskan egomu saja, apalagi ada orang yang juga mencintaimu tetapi kamu sia-siakan. Kamu harus mulai belajar lebih dewasa, cinta memang tak seharusnya menyiksa.
Bukankah seharusnya cinta itu sederhana dan membaut bahagia? Jika memang cintamu bertepuk sebelah tangan, kenapa kamu harus berjuang mengejarnya. Dan jika ada orang yang benar-benar tulus mencinta dan menerima kamu apadanya. Cobalah membuka hatimu, perlahan memikirkannya dengan bijaksana kebaikan apa yang ada dalam dirinya sehingga dia begitu tulus mencintaimu.
Iya memang seh, tak ada yang mengetahui kapan hati seseorang akan berubah. Tapi satu hal yang pasti, hati bisa saja berubah jika sudah di bolak-balik sang Maha Cinta. Satu hal yang pasti, jika kamu memaksakan cinta yang tak terbalas, suatu saat kamu akan menderita karena perjuangan untuk mendapatkannya saja kamu rela terluka dan menguji kesabaran.
Lagian, buat apa kamu mengejar dan mengharapkan orang yang tidak peduli padamu dan bahkan dia juga tidak berharap atas kehadiran kamu dimasa yang akan datang. Bukan kah itu melelahkan? Untuk apa berjuang sendirian, bukankah hanya akan buang-buang waktu saat kamu persembahkan waktumu mengejar dia yang seakan selalu menolakmu.
Sesekali coba memikirkan kembali, apa untungnya mencintai dia yang tak mengharapkanmu bahkan dia juga selalu tak peduli. Buanglah ego kamu secara perlahan-lahan, dan membuka pintu hatui kepada orang yang bersedia menerimamu apa adanya. Dia yang menerimamu setiap kekuranganmu akan jauh lebih menghargaimu dan membuatmu lebih tenang.
Kamu harus ingat bahwa berumah tangga itu bukan perkara cinta semata tapi tentang kesiapan untuk saling menerima. Karena jika hanya salah satu dari kalian yang bisa menerima kekurang sedangkan yang lainnya tidak, maka kiamat dalam rumah tangga akan menjadi makanan sehari-hari kelak.
Oleh sebab itu, perihal cinta dan mencintai. Kamu jangan selalu berpikiran dangkal dan hanya menautkan masalah perasaan saja. Tapi logika harus digunakan juga supaya kelak tidak terjadi penyesalan yang mendalam. Sekali ingatlah dengan baik, lebih-lebih jika kamu berencana serius dalam sebuah pernikahan, setelah lama hubunganmu berjalan bukan cuma cinta yang bakal kamu butuhin, tapi lebih dari itu dan kamu harus benar-benar berpikir bijak dengan hal tersebut.
Komentar
Posting Komentar